On My Own

eos_by_agnes_cecile-d9vfr6y
cr. to : agnes-cecile @ deviantart

I love him
But only on my own

.

.

© sasphire, 2016.

Pada Senin minggu ke-3 bulan Mei 2015, akhirnya Kana bisa keluar dari rumahnya dengan wajah datar. Lebih baik karena sejak awal Mei wajahnya selalu murung—di suatu waktu kadang terlihat terlalu pucat, persis hantu yang biasanya muncul di film horror. Lanjutkan membaca “On My Own”

Iklan

(un)break

unbreak

sasphire. 2015.

Duduk di sofa merah depan tv bukan hal yang biasa dilakukan di Minggu pagi. Minhyun membencinya. Dulu dia bilang itu kegiatan bagi para pemalas. Tapi Miyoung menyukainya dan berkelakar, “Aku memang pemalas kok. Mau apa kamu?”

Tapi hari itu Minhyun langsung duduk di tepi kanan sofa, sementara Miyoung duduk di tepi kiri sambil memegang remote. Wajahnya yang sayu menandakan dia baru bangun dan masih malas melakukan aktifitas apapun.

Lanjutkan membaca “(un)break”

[Oneshot] Bima di Sabtu Malam

yang orific yang orific….

saladbowldetrois

bima

“Karena definisi bahagia itu berbeda bagi setiap insan…”

Sasphire, 2015

Kamu merenung diri setiap Sabtu malam, di beranda rumahmu. Lampu teras sengaja kamu matikan. Biar cahaya bintang terlihat terang, katamu. Polusi cahaya membuat kamu begah, kangen dengan cahaya bintang yang saat kamu kecil selalu menemanimu menguap karena kantuk. Sekarang kamu tujuh belas tahun—oh, dua hari lagi delapan belas tahun ‘kan?—tapi masih keranjingan dengan cahaya bintang. Mengherankan bagiku, karena kamu laki-laki.

“Kangen ibu.” Kamu mengatakannya tepat setelah aku duduk di sampingmu. Sepertinya kamu mencegahku mengomel lagi karena keegoisanmu untuk membiarkan seisi rumah gelap gulita.

Lihat pos aslinya 1.104 kata lagi

#1 Dreamer

tumblr_inline_mg6v7fbJha1r7j34bDia, dengan tanpa pembukaan berkata, “Maaf, aku udah nggak suka sama kamu.”

Sesaat setelah dia memutuskan hubungan di antara kami dengan tidak sopannya, aku menggenggam gelas dengan kuat. Kamu membayangkan satu adegan yang sangat dramatis—biasanya lumrah terjadi di dalam drama, tapi sangat arogan jika terjadi di dunia nyata—yang mungkin kamu aplikasikan pada lelaki itu. Kamu menyiram lelaki itu dengan air, lalu pergi.

Lanjutkan membaca “#1 Dreamer”

[QuizFic] Just Say Goodbye

credit picture to owner

P.S : can you join the quiz at the end of the story? 😉 tapi jangan baca ini cuma karena pengen jawab kuis lho ya…

sasphire ©2014

—-

Gadis rambut sebahu itu melambaikan tangan pada Minhyun. Senyum simpul terlihat di wajahnya, dan semakin lama semakin samar karena dia terus berjalan mundur. Minhyun awalnya ragu, lalu akhirnya membalas lambaian tangannya, lengkap dengan senyum simpul. Saat gadis itu membalikkan badan, Minhyun turut membalikkan badan. Masih terngiang akan ucapan gadis itu sebelum lambaian tangan tertangkap mata.

Lanjutkan membaca “[QuizFic] Just Say Goodbye”