On My Own

eos_by_agnes_cecile-d9vfr6y
cr. to : agnes-cecile @ deviantart

I love him
But only on my own

.

.

© sasphire, 2016.

Pada Senin minggu ke-3 bulan Mei 2015, akhirnya Kana bisa keluar dari rumahnya dengan wajah datar. Lebih baik karena sejak awal Mei wajahnya selalu murung—di suatu waktu kadang terlihat terlalu pucat, persis hantu yang biasanya muncul di film horror. Lanjutkan membaca “On My Own”

Iklan

(un)break

unbreak

sasphire. 2015.

Duduk di sofa merah depan tv bukan hal yang biasa dilakukan di Minggu pagi. Minhyun membencinya. Dulu dia bilang itu kegiatan bagi para pemalas. Tapi Miyoung menyukainya dan berkelakar, “Aku memang pemalas kok. Mau apa kamu?”

Tapi hari itu Minhyun langsung duduk di tepi kanan sofa, sementara Miyoung duduk di tepi kiri sambil memegang remote. Wajahnya yang sayu menandakan dia baru bangun dan masih malas melakukan aktifitas apapun.

Lanjutkan membaca “(un)break”

[100 Words] Resolusi Lima Kata

1

“Di twitter hari ini trending topic-nya lumayan lucu lho,” ucap Minhyun sambil memeriksa timeline twitter-nya. Miyoung menyeruput capuccinonya dan tak peduli, kesal karena kekasihnya terlalu asyik dengan handphone-nya.

“Resolusi 5 kata,” sambung Minhyun.

Miyoung masih tak acuh. “Oh.”

Minhyun pun menatap Miyoung untuk pertama kalinya sejak Miyoung tiba di cafe. “Kamu punya resolusi 5 kata tidak?”

Lanjutkan membaca “[100 Words] Resolusi Lima Kata”

[100 Words] Her Prayer

CMCeMUoWsAQRAdr

Simpel sekali.

Yang aku ingat, kamu menelponku sejenak. Pukul satu lebih tiga puluh dini hari, saat aku mengira panggilan darimu hanyalah dering alarm.

Oppa!!!!” saat itu kamu membuka pembicaraan dengan gayamu yang manja. Aku senewen. Selain aku salah menggerakkan icon—ingin menolak panggilanmu tapi malah mengangkatnya—aku juga memencet tombol speaker.

“Apa?”

Lanjutkan membaca “[100 Words] Her Prayer”

#1 Dreamer

tumblr_inline_mg6v7fbJha1r7j34bDia, dengan tanpa pembukaan berkata, “Maaf, aku udah nggak suka sama kamu.”

Sesaat setelah dia memutuskan hubungan di antara kami dengan tidak sopannya, aku menggenggam gelas dengan kuat. Kamu membayangkan satu adegan yang sangat dramatis—biasanya lumrah terjadi di dalam drama, tapi sangat arogan jika terjadi di dunia nyata—yang mungkin kamu aplikasikan pada lelaki itu. Kamu menyiram lelaki itu dengan air, lalu pergi.

Lanjutkan membaca “#1 Dreamer”

One Day Date: Sehun

odd sehun

EXO’s Sehun | OC

Friend-zoned, +15

by

Graphic1 resize

“Tumben sekali kamu mau kencan dengan teman perempuanmu?” Joyeon menjilat vanilla ice cream-nya setelah mengucapkan isi pikirannya pada Sehun. Tak lupa memanyunkan bibirnya. Satu hal yang teramat menyebalkan bukan, ketika seharusnya dia bisa tidur lebih lama, namun temannya yang usil itu membangunkannya dan mengajaknya berkencan, khusus di hari Jumat itu saja. Joyeon menolak habis-habisan pada awalnya.

Lanjutkan membaca “One Day Date: Sehun”

EXO Series : Baekhyun – Blue Cactus

blue-cactus

Blue Cactus

Sasphire

Starring Baekhyun EXO, Yoo Ara Hello Venus

Romance, Life | General | 4,145 Words

Inspired by Woohyun feat. Lucia – Cactus (OST re;code – Episode II)

Backsound

Westlife – My Love

.

.

Diceritakan sepenggal kisah si Kaktus yang mengharu biru…

.

.

.

Lanjutkan membaca “EXO Series : Baekhyun – Blue Cactus”

[Ficlet] Tomi

bike-boy-button-up-city-photography-favim-com-191787

Lelaki yang selalu sibuk dengan eksperimennya soal robot, si penghuni bangku nomor dua dari belakang, katanya bernama Tomi. Kenapa aku bilang ‘katanya’? Karena saat guru mengabsen, dia baru mengangkat tangannya saat dipanggil Tomi. Nama lengkapnya—Enggar Wicaksono—tak pernah dia acuhkan.

Saat pelajaran, dia selalu tidur. Saat guru menghukumnya dan menyuruhnya mengerjakan soal yang tertulis di papan, dia akan menulis jawaban yang polos—terlampau polos,

Saya tidak tahu.

Lanjutkan membaca “[Ficlet] Tomi”