Themes for Longform Writers

Let me try

The WordPress.com Blog

Many of the themes in our Theme Showcase are great for writing and reading longer articles and stories, from our classic default themes — including Twenty Fourteen and Twenty Twelve — to popular personal blogging themes like Ryu and Manifest

Last week, we shared ten of our favorite longreads across WordPress, and we hope you’ve taken some time to sit back and savor these longer pieces. Below, we’ve gathered some themes that work well with longform writing and offer a clean, enjoyable experience for your readers.

Syntax

On Otium, Yale PhD student Sarah Constantin writes about mathematics, cognitive science, philosophy, and more. Aside from a colorful graphic header image, Sarah keeps her blog simple. You can click on the button on the left to open the menu and access her About page, but the site is minimal, which keeps the focus on her prose.

On Syntax, you’ll…

Lihat pos aslinya 400 kata lagi

Five Themes for Writers and Readers

Gonna try these next time~

The WordPress.com Blog

In the past, we’ve highlighted some of our favorite themes for longform enthusiasts and bloggers who just want to write. Today, let’s take a look at five free themes, launched in the past several months, that offer a distraction-free writing and reading experience.

Radcliffe

radcliffe readabilityRadcliffe combines bold typography with a clutter-free post layout, as shown above. Ideal for longform writing, the theme works blissfully out of the box for those focused on lots of text. The default headline font Abril Fatface is strong but not overbearing, while the Crimson font for your body text completes this pleasurable reading experience.

Calling out text in various ways also looks fantastic — for example, the blockquote styling is simple but sophisticated:

Radcliffe blockquote

But don’t be fooled by Radcliffe‘s simple design. Your photography has a place here, too: full-width featured images give your posts visual flair, while galleries also look lovely, as seen on Sage and…

Lihat pos aslinya 405 kata lagi

[C’est La Vie] AIESECer

Hai hai… mau curhat lagi nih… maaf ya diisi curhatan terus, kehidupan di kampus bikin aku kesulitan jaga waktu buat nulis lagi heuheu :”(

Jadi jadi… belakangan ini aku lebih aktif di dunia nyata nih, yeay! Kalo dulu aku aktif banget nge-blog sampe buka lapak request cover segala, itu karena aku dulu orang rumahan (?). Pulang  sekolah langsung kerjaannya ngabisin quota modem (maaf Bah :”( ), nulis ff (pas itu), buka twitter dan lain-lain. Tapi karena sekarang aku anak kos yang sekarang modem juga nggak pernah diisi dan bisa hidup hanya dengan wi-fi (bahkan di kosku nggak ada wi-fi.. sedih L ), jadi sibuk nyari kesibukan dong ya (?). Rasanya kuliah-tugas-kuliah-tugas, terus sisanya makan tidur makan tidur itu kan nggak asik banget getoh…

Terus aku ikut AIESEC. What is AIESEC? Cari aja sendiri di google (dilempar).

Lanjutkan membaca “[C’est La Vie] AIESECer”

Sosmed!

Waw blog ini lama banget ya ngangkraks heuheu maafkan

tapi dalam waktu dekat bakal ada yang baru kok… ehm.. curcolan #Plakk

kalian yang pengen lebih kenal aku, tanya-tanya samting soal cerpen, menulis dan sebangsanya bakal aku jawab sebisanya kok… kita sama-sama belajar hehe

sama yang tanya-tanya editan…

Lanjutkan membaca “Sosmed!”

GFRIEND – Rough (시간을 달려서)

pop!gasa - kpop translation lyrics

I can’t approach you so I’m lost
I like you but we’re looking at different places
The more I try to get closer
The farther apart our hearts get

I can’t meet you so I’m lingering
Just like parallel lines
I can’t believe it, we will meet for sure
I’ll wait until always

Lihat pos aslinya 231 kata lagi

(un)break

unbreak

sasphire. 2015.

Duduk di sofa merah depan tv bukan hal yang biasa dilakukan di Minggu pagi. Minhyun membencinya. Dulu dia bilang itu kegiatan bagi para pemalas. Tapi Miyoung menyukainya dan berkelakar, “Aku memang pemalas kok. Mau apa kamu?”

Tapi hari itu Minhyun langsung duduk di tepi kanan sofa, sementara Miyoung duduk di tepi kiri sambil memegang remote. Wajahnya yang sayu menandakan dia baru bangun dan masih malas melakukan aktifitas apapun.

Lanjutkan membaca “(un)break”

[100 Words] Resolusi Lima Kata

1

“Di twitter hari ini trending topic-nya lumayan lucu lho,” ucap Minhyun sambil memeriksa timeline twitter-nya. Miyoung menyeruput capuccinonya dan tak peduli, kesal karena kekasihnya terlalu asyik dengan handphone-nya.

“Resolusi 5 kata,” sambung Minhyun.

Miyoung masih tak acuh. “Oh.”

Minhyun pun menatap Miyoung untuk pertama kalinya sejak Miyoung tiba di cafe. “Kamu punya resolusi 5 kata tidak?”

Lanjutkan membaca “[100 Words] Resolusi Lima Kata”

Perfume

lg_4e9caf4b-de9c-4f58-a959-08430a7a1917
Enter a caption

“Sita, tahu parfum baru yang kemarin baru aku beli nggak?”

Sita hanya bengong sebentar, lalu tersenyum sambil mengeluarkan es balok warna merah muda dari freezer.

“Sita, kalo ditanyain jawab dong.”

Sita duduk di meja makan. “Enggak kak.”

Rani melihat jam tangannya dengan gelisah. “Beneran nggak tahu? Yang warna merah muda?”

Sita menggeleng. “Enggak.”

Karena risih melihat tingkah kakaknya yang seolah kebakaran jenggot hanya karena kehilangan sebuah parfum, Sita berkata ketus, “Beli lagi aja kenapa sih kak?”

Lanjutkan membaca “Perfume”

Ladies Code – I’ll Smile Even If It Hurts (아파도 웃을래)

Well… i can’t say anything

pop!gasa - kpop translation lyrics

I still can’t believe it
It feels like I could still see you
I tell myself that it’s a lie
The fact that you left my side

Your face that’s smiling in the photo
The past days that seemed would last forever
But one day, you suddenly me

Lihat pos aslinya 161 kata lagi

Girl’s Talk

drake-sad-love-quotes-tumblr-199

Jangan berani-beraninya ngasih sinyal balik ke cowok kalo nggak mau di-baper-in

Jangan suka sensi atau ge-er ketika ada cowok yang baik ke kamu. Cowok jaman sekarang baik kok ke semua orang. Mungkin kita ngiranya apa yang dia lakukan ke kita spesial banget, terbaik dari semua yang baik. Tapi, bisa jadi, apa yang dia lakukan ke temen ceweknya yang lain lebih spesial dari apa yang dia lakukan ke kita.

Lanjutkan membaca “Girl’s Talk”

[100 Words] Her Prayer

CMCeMUoWsAQRAdr

Simpel sekali.

Yang aku ingat, kamu menelponku sejenak. Pukul satu lebih tiga puluh dini hari, saat aku mengira panggilan darimu hanyalah dering alarm.

Oppa!!!!” saat itu kamu membuka pembicaraan dengan gayamu yang manja. Aku senewen. Selain aku salah menggerakkan icon—ingin menolak panggilanmu tapi malah mengangkatnya—aku juga memencet tombol speaker.

“Apa?”

Lanjutkan membaca “[100 Words] Her Prayer”