[Puisi] Karena Kamu Tahu


credit picture to owner

based on my story

Karena kamu tahu.

Mau menangis sekencang apapun, mereka yang terlanjur pergi tak akan kembali walau sekadar menghapus air matamu. Mereka memiliki urusan yang jauh lebih penting dari eksistensimu.

Pergi ya pergi.

.

.

Karena kamu sepenuhnya mengerti.

Mau sebesar apapun kamu mengharapkan kehadiran mereka, mereka tak akan pernah mengerti bahwa mereka sangat kamu harapkan ada di sampingmu. Menemanimu. Mengerti kamu.

Abai ya abai.

.

.

Kamu tak menuntut apapun dari mereka. Kamu hanya butuh satu hal; kepercayaan. Kamu percaya pada kata yang telah terucap, tapi sayang, setelahnya ingkar. Lalu ringan sekali ucapan maaf terucapkan dengan sedikit canda, sedetik setelahnya menguap.

Kamu sakit hati sekarang. Kamu memilih diam; kamu akan menangis jika menanggapi ucapan mereka yang malah menyudutkanmu dan tak mengerti kamu. Saat kamu sudah tenang, salah satu dari mereka kembali mengingatkanmu akan hal yang menjengkelkan.

Kamu membuang muka.

Kamu sepenuhnya tahu. Mereka tak pernah mengerti tentang dirimu, dan mereka tak peduli. Mereka tak sama.

Kamu ingin melemparkan berbagai macam sumpah serapah pada mereka, mengumbar kesalahan-kesalahan yang membuatmu menangis, yang membuatmu merasa terasing. Tapi kamu tak bisa.

Kamu pemikir ulung.

Kamu tahu rasanya sakit hati itu memuakkan.. sekujur tubuh panas, berjalan saja tak mampu tegak… Kamu takut orang lain sakit hati karena kamu mengungkapkan amarahmu.

Kamu takut mereka sakit hati dan malah menjauhimu. Kamu takut mereka malah tak mengerti posisimu.

Bodohnya kamu, sangat takut mereka sakit hati, padahal kamu sudah berkali-kali sakit hati!!

Kamu membela diri saat dirimu yang lain mencaci-makimu atas ketakutanmu yang tak jelas. Kamu berdalih, kamu sudah terbiasa sakit hati. Biarkan saja mereka yang menyakitimu tertawa dan tak acuh atas derita yang mereka ciptakan padamu, yang penting mereka tak sakit hati. Setidaknya, mereka tak menyimpan iba padamu.

Kamu munafik karena kamu tersenyum di depan mereka, bersikap seolah lupa atas segalanya, padahal kamu masih menangis. Kamu selalu diabaikan setiap waktu. Kamu menyedihkan.

Kamu masih saja memikirkan perasaan mereka saat mereka bahkan tak peduli bagaimana perasaanmu.

Semuanya berakhir begitu saja saat kamu memutuskan untuk diam. Memaafkan mereka dengan membuka selebar-lebarnya pintu maaf, melepaskan gemuruh yang menyesakkan dada sekian lama, saat kamu dibiarkan sendiri di satu ruangan. Tanpa satu kata maafpun dari mereka, tanpa satu pengertian yang sangat kamu harapkan.

Kamu enggan memperpanjang semuanya, menjelaskan isi hatimu sepenuhnya…

Karena kamu tahu, ini masalah hati.

Karena dalamnya hatimu hanya kamu yang tahu. Sekeras apapun kamu menjelaskannya dengan bahasa manusia kepada mereka, tak ada gunanya. Tak ada yang tahu. Tak ada yang sepenuhnya mengerti.

Karena kamu tahu, apa yang ada di dalam hatimu hanyalah urusan antara kamu dan Tuhan, Si Pencipta Hati.

2 thoughts on “[Puisi] Karena Kamu Tahu

  1. dan itu sangat amat menyakitkan.
    mereka hanya bisa menyakiti tanpa bisa mengobatinya.
    menggores tanpa bisa menghaluskannya.
    ingin dimengerti tapi tak mau mengerti.
    MAAF.pun tak ada yang tahu itu tulus atau kebohongan semata.

What Do You Think About it?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s