Curhatan Sasa #2 : Lyric EXO K “Mama”


Entah kenapa, curhatan kali ini malah tentang lirik lagu EXO yang udah berjuta-juta detik yang lalu muncul. aku sendiri ngerasa, nih lagu cocok banget sama aku. nih lagu aku banget. salut buat Kak Suho dengan blog pribadinya yang selalu jadi favorit aku, yaitu KAOSKAKIBAU.com, aku jadi ngerti isi lagu ini karena postingannya yang ini.

maaf kalo aku nge-share sesuatu yang kadaluarsa… tapi, aku cuma pengen curhat. benerran…

 

Jadi, karena judulnya curhatan, jangan harap kalian bisa baca liriknya dengan lancar… soalnya di sela-sela baitnya aku bakal kasih pendapat pribadiku… haghag😆

Careless, Careless, Shoot anonymous, Anonymous
Heartless, Mindless, No one who care about me
Careless, careless. Shoot anonymous, anonymous.
Heartless, mindless. No one. who care about me?

Yah… menurut aku, Careless di sini maksudnya Kurang Perhatian, Gak Ada Perasaan. bukannya “ceroboh” kaya’ yang diterjemahkan google translate (ketahuan gak bisa nerjemahin dengan baik dan benar nih😆 ). ini kayaknya cocok banget sama aku, waktu di sekolah pastinya. untung aku punya keluarga (dan ini adalah satu hal yang perlu aku syukuri), jadi aku gak terlalu careless. cuma waktu di sekolah, tetep aja ngerasa kesepian.

Shoot Anonymous, Anonymous. aku pribadi memaknai kalimat ini adalah ungkapan rasa sebel, capek, marah gara-gara Careless tadi. makanya, bawaannya pengen nembak’in perasaan kesal yang ada di hatinya. tapi bingung mau nembakin ke siapa. nembakin apa ke siapa? soalnya si orang yang Careless tadi bingung, pangen ngelepas beban di hatinya itu gimana. Shoot Anonymous, sesuatu yang nggak nampak tapi nampak.

Heartless, Mindless, no one who care about me? Yah… seperti di postingan sebelumnya, Curhatan #1 About Miyoung & Sasa, bagi yang baca pasti akan tahu apa sisi kecocokan yang ada di lirik ini. semua orang yang ada di sisi aku–waktu di sekolah–itu kebanyakan Heartless. kecuali satu teman sebangkuku yang (apesnya) milih IPA sementara aku milih IPS. pernah satu hari aku hampir tenggelam di sungai, gak ada seorangpun yang nolong aku, padahal udah jelas aku gak bisa renang. akhirnya, dengan kedalaman sungai yang nggak tentu itu, aku berusaha pegangan ke tali. kalo Mindless, menurut aku adalah penyebab adanya Heartless. mereka yang Mindless selalu berpikiran tentang keagungan dari masing-masing pribadi. mereka pada mengagungkan kelebihan masing-masing, jadi sikapnya ke temen-temen mereka ya Heartless. Gak Punya Perasaan.

dan untuk no one who care about me? silahkan baca curhatanku sebelumnya aja… kalo mau sih :’)

Irheobeorin chae, Oemyeonhaneun geot gata
Chameul subakke eobseo, Nuneul gamjiman
I guess I have no choice but to tolerate who was lost outside
Even though I close my eyes

yah… aku emang gak punya pilihan selain terus melawan arus keindividualitasan yang menyerang dunia sekarang ini. kok gak tahu, nih lirik bisa ngepas gitu. kadang aku sendiri bingung, kok bisa ya, kondisi yang sekarang ini beda banget sama kondisi waktu SMP dulu. meskipun aku berusaha memahami semua, tetep aja merasa merana (biarlah… kecewa… biarlah… Merana… Rita Sugiarto)

MAMA ijen naege daedaphaejwo, Wae saramdeuri dallajyeonneunji
Areumdaun sijeoriraneunge jonjaehagin haenneunji
MAMA! Answer me, why did the people change
Did they notice the existence of that time

Yah… ini sih… cocok-gak cocok. bagi aku lho. soalnya, pas SD, temen-temen emang cuma manfaatin aku pas ada ujian, atau ulangan. manggil-manggil aku mbak. kalo masuk kelas mereka baik-baikin aku, kalo istirahat menjauhi, kalo masuk mereka minta maaf. sadis? iya. temenku waktu SD juga cuma cowok. keren.

tapi waktu SMP, aku nggak ngerasa kesepian. ketika aku mempertahankan prinsipku, temen-temen gak pernah protes, yang penting aku mau ngajarin mereka sebelum ulangan. soal ulangan, mereka gak memaksa aku untuk menjawab pertanyaan mereka. jadi pengen balik ke SMP :”).

Tapi, waktu SMA, seperti yang udah saya tuliskan sebelumnya, benar-benar beda. kenapa semua orang berubah? Apa mereka lupa tentang apa yang para tetua kita alami? maksudnya, gini… orang jaman dulu tuh hidupnya sederhana banget, makanya mereka bisa rukun satu sama lain. meski gak makan, yang penting kumpul bareng keluarga, itu udah suatu kebahagiaan yang tak ternilai. lah, sekarang? hidup udah kompleks, serba canggih, gak sesederhana dulu. kenapa mereka jadi lebih individualistis?

Ije deoneun saranghaneun beopdo ijeotgo, Baeryeohaneun mamdo irheotgo
Deungeul dollin chaero saragagi bappeungeol
I have forgotten how to just hear, love and care, no longer but lost
Turning their backs while working while living

saking parahnya keegoisan, keindividualitasan, keangkuhan, kesombongan yang dimiliki semua orang, aku jadi lupa bagaimana caranya dengerin curhat dengan antusias, mencintai dan peduli… semuanya seperti hilang begitu saja. mereka cuma sibuk sama hidup mereka masing-masing dan gak peduli kehidupan orang lain yang butuh bantuan kita. kalo gak peduli sama hidup orang yang gak butuh bantuan kita sih, masih mending. kalo ada orang yang udah gak peduli sama anak yatim-piatu? Miris.

sebel gak sih, ketika kita curhat ke temen kita, tuh temen kita sibuk sama bb mereka? memisahkan temen berlaptop dan gak berlaptop, seolah laptop itu patokan kekayaan.

Ingmyeongui gamyeone gamchwotdeon sarui gadeukhan jilsi
Kkeuteul bwado baegopeun deutan
Full of envy behind that anonymous mask
Even after seeing the end, you’re still full with hunger

ngerti gak, maksudnya ini? menurut persepsiku, kita itu tetepaja iri ketika lihat temen kita sukses ato mendapatkan apa yang kita inginkan, dan rasa iri itu tersembunyi dari balik topeng anonim. maksudnya, wajah turut bersenang yang dibuat-buat, padahal hatinya dengki 7 turun. bisa gak, kita ikut seneng saat temen kita dapet sesuatu yang baik dengan ikhlas, tanpa adanya rasa iri dan pengen menjatuhkan? pengen menyaingi sih bener, menyaingi dengan sportif. kalo menjatuhkan?

setelah itu, waktu temen kita yang dapet hal bagus itu pergi, kita tetep aja ngerasa haus. haus penghargaan, haus pujian. pengen lebih baik dari dia. dan nggak pernah ngerasa cukup. okey, emang untuk mencari sesuatu yang tak bernilai harganya–ilmu–kita gak boleh ngerasa cukup. tapi enggak untuk yang lain. Tuhan udah ngasih kita yang “cukup”. sadar gak sih, kalo yang dikasih ke kita itu berlebihan, jadinya malah parah? contohnya, Teknologi. Teknologi kalo terlampau berlebihan, orang-orangnya malah bakal silau. terlalu ambisi.

Ijen manjokhae
Are you satisfied now?

Yah… Puas gak kamu, kalo keinginan kamu terwujud? Itu persepsi aku lho ya😆

Urin deo isang nuneul maju haji anheulkka, Sotonghaji anheulkka, Saranghaji anheulkka
Wouldn’t we face our eyes anymore? Wouldn’t we communicate? Wouldn’t we love?

Mengapa kita gak saling memandang satu sama lain, untuk bisa memahami satu sama lain? kenapa kita gak berkomunikasi satu sama lain supaya bisa saling mengerti satu sama lain? Kenapa kita gak saling mencintai biar gak ada iri dengki dan segala marabahaya bernama “egois” itu pergi?
Apeun hyeonsire dasi nunmuri heulleo, Bakkul su itdago bakkumyeon doendago malhaeyo MAMA, MAMA
Tearing up to the reality that hurts, Say MAMA if you can change it, say MAMA

aku sering nangis karena kenyataan sangat menyakitkan.. kalo kamu pengen merubahnya, ya rubah aja. kita bisa merubah satu hal kecil namun berdampak besar. kalo kita ada niatan…

Mama di lagu ini maksudnya Tuhan lho.

Eonjengabuteo urin seumateuhan gamoge jabaljeogeuro gatyeo
From a day we were behind the bars of a smart prison voluntarily

Ini kok kayaknya aku banget ya? tapi bukan tanpa alasan aku memenjarakan diri sendiri… coba baca lirik selanjutnya

Ogwa iro mandeun dijiteore nae ingyeogeul matgyeo
0 & 1 were used digitally to make my personality

aku baru bisa jadi diriku yang apa adanya–supel, ceria, mudah berbaur–ya saat aku surfing di internet. terutama, nge-blog. kalo isi status di FB, aku cuma bisa nulis paling banter 10 kalimat. twitter juga cuma 140 kata. kalo di blog kan, bisa curhat sepuasnya. aku rasa, ini diriku yang sebenarnya. maksudnya, sifat supel, ceria, dan mudah berbaur itu pernah aku punya dan melekat banget di diriku, waktu aku SMP. dan waktu SMA? aku jadi lebih…. gimana ya? aku bisa seperti dulu, tapi sekeras apapun aku coba, mereka tetap gak nganggep aku ada. lo siapa sih? ganggu!! Somethings like that. haghag (miris)

Geogin saengmyeongdo gamjeongdo ttadeutamdo eopgo eoneo
There is no life, feelings and warmth over there, there is only trashy language

Sebenernya aku juga nyadar, kalo di sini sebenernya gak ada kehidupan. yang bener kehidupan maya. gak ada perasaan dan kehangatan yang terasa, yang ada hanya bahasa…. trashy itu apa toh? tak bermutu?

aku setuju kalo di kehidupan digital itu gak ada nyawanya, because it’s just a cyberspace. tapi, kalo gak ada perasaan dan kehangatan, apalagi yang ada hanya bahasa tak bermutu, aku gak setuju. aku merasakan kehangatan kok, setelah baca komentar-komentar di curhatan pertamaku, soalnya karena penyemangat-penyemangat itu aku jadi lebih tegar, lebih lapang dada, lebih bisa introspeksi diri… :’) makasih untuk unn-unn dan saengi-saengi yang komen di curhatan aku yang pertama… y’all the best..
sseuregiman nadwingguneun sangmakhan beolpan
There’s a wilderness of a self-desolated one

tapi emang bener, rasanya aku ada di dunia rimba yang mengisolasi diri. makanya, untuk beberapa hari ini aku jadi agak lupa kalo aku punya blog… aku terlalu sibuk sama tugas sekolah yang untungnya tugas kelompok. aku jadi bisa sedikit bebas. walau aku akui, tetep aja temen sekelompokku gak ada yang menganggap aku ada. miris.

Nari galsurok, Oeroumman deohaejyeo
Loneliness increases as days go by

Uriga inganil su bakke eomneun geon, Sangcheo batneun geot
As human beings we can only be hurt

kesendirian terus menghantui hari demi hari berlallu. entah kenapa, makna lirik ini kok nge-jleb banget. ngena banget di hati. sebagai manusia biasa, kita cuma bisa menahan rasa sakit itu. kok keren banget ya? apalagi ekspresinya Dio waktu nyanyi part ini. kok cocok banget ya? :”)

Mannago soneul japgo neukkimyeo hamkke ulgo utgo
Darmagago seoro yeongyeoldwae
Laugh, cry all together, holding hands meeting that feeling
Each resemble and connect to each other

nah, aku cuma bisa ngelakuin hal ini cuma dengan satu orang : Erwinda. temen sebangkuku yang selalu nganggep aku ada, mau menerima aku apa adanya, dan aku mau nerima dia apa adanya. awalnya dia terganggu dengan sifatku yang selalu ngoceh saat dia baca, tapi lama-kelamaan, dia malah gak bisa konsen kalo gak ada aku di sampingnya :”). mungkin di lain hari aku bakal bahas tentang kebaikannya dia.

tapi, sekarang cuma 1 orang. dulu, ada banyak orang yang mau bercanda tawa dengan aku.

Dorikigo sipdamyeon
 If you ever want to recover.

kalo kamu mau mengembalikan semua itu… pengen balik ke semua itu…. baca makna lirik di bawah ini… yang aku tulis di atas tadi😄

Urin deo isang nuneul maju haji anheulkka, Sotonghaji anheulkka, Saranghaji anheulkka
Wouldn’t we face our eyes anymore? Wouldn’t we communicate? Wouldn’t we love?
Apeun hyeonsire dasi nunmuri heulleo, Bakkul su itdago bakkumyeon doendago malhaeyo MAMA, MAMA
Tearing up to the reality that hurts, Say MAMA if you can change it, say MAMA

Jukgo, jugigo, Ssaugo oechigo, Igeon jeonjaengi aniya
Die, kill, shout the fight. This is not a war

apa ini? Kematian, pembunuhan, maksudnya… gini… ada orang yang melakukan pembunuhan dengan fitnah sana-fitnah sini. jadinya, ada yang mati. orang yang difitnah itu. bukan mati bunuh diri. tetap hidup, tapi gak punya gairah hidup gara-gara orang2 disekitarnya udah mengecap dia jelek gara-gara fitnah. kita sering mengalami itu di dalam hidup. iya kan? fitnah, emang kedengerannya kejam. tapi, tahu gak, denger gosip itu sama aja kayak denger fitnah! sekarang emang gak ada perang, tapi sebenarnya ada. peperangan antar manusia yang ada sekarang adalah perang fitnah. senjata tak terlihat adalah kata-kata.

Dowajwoyo MA-MA-MA-MA, MA-MA-MA-MA Turn back
MAMA MAMA MAMA MAMA Help me to Turn back

Oh, Tuhan… Tolong aku untuk kembali ke dunia yang damai seperti dulu…
Kkaedatge MA-MA-MA-MA, MA-MA-MA-MA Rolling back
MAMA MAMA MAMA MAMA Aware of Rolling back

Putarlah kembali ke awal… saat kedamaian masih ada di dunia…

Bakgo chigo pyeoneul nanugo ssaugo, Igeon geimdo aniya
Getting hit and back, sharing sides, this is not even a game

Bumi udah semakin tua, kenapa masih dipenuhi permainan-permainan tak bermutu seperti perselisihan dan yang lainnya?
Dowajwoyo MA-MA-MA-MA, MA-MA-MA-MA Turn back

Sarme heorakdoen chukbokbadeun naldeure gamsahago
I’m grateful to be allowed to live in this blessed days

aku sangat berterima kasih pada Tuhan yang sudah mengizinkan aku hidup di setiap hari yang indah… banyak orang tak diizinkan untuk hidup lama karena adanya pembunuhan… atau… sperma-sperma yang menjadi pesaing kita di masa yang lampau.. mereka gugur begitu saja karena mereka gak ada kesempatan untuk hidup. maaf kalo kesannya jorok, tapi, coba renungkan.

Maeil saeroun inyeondeureul mandeulgo
Every day creating new ties

setiap hari membuat hubungan baru. hubungan yang lebih menyenangkan :”) ini bagiannya Suho kan? AA….

Kkaejyeobeorin maeume boda gippeun sarangeul
Sharing good love with everyone rather than shattered hearts

berbagi rasa cinta yang indah pada setiap orang daripada saling menyakiti hati orang… itu rasanya indah banget… hapuskan rasa iri dengki, individualitas, ego, angkuh dan kesombongan. dengan berpikir kalo di atas langit masih ada langit, pasti kita bisa jadi lebih rendah hati, dan mau menerima kelebihan dan kekurangan orang lain.
Modu hamkke useul su, Itdamyeon
If you can still laugh

andai saja itu semua (makna lirik sebelumnya) benar-benar terjadi, pasti kita bisa tertawa bersama

Urin deo isang nuneul maju haji anheulkka, Sotonghaji anheulkka, Saranghaji anheulkka
Apeun hyeonsire dasi nunmuri heulleo, Bakkul su itdago bakkumyeon doendago malhaeyo MAMA, MAMA

 

Nah… jadi kalian tahu kan, kenapa aku milih lagu ini? soalnya, garis besar lagu ini adalah kritik sosial bagi semua orang yang ada di dunia ini, yang mengedepankan IQ, yang mengedepankan otak, yang mengedepankan kepintaran… tanpa ada satu hal pun yang membuat mereka merenung, betapa kecilnya mereka di mata Tuhan Semesta Alam. ok… aku gak bermaksud menggurui, but it’s just my opinion.

 

Setelah liat teaser mereka yang Wolf, gak tahu kenapa, aku malah kangen jamannya Mama dulu. soalnya, Mama dulu barengan sama launching blog-ku (gak nyambung). sementara EXO Wolf, hampir barengan sama ulang tahun blog-ku (abaikan ini tolong).

 

5 thoughts on “Curhatan Sasa #2 : Lyric EXO K “Mama”

  1. Puk pukk.-.
    entah yah, saya sendiri juga belum ngalamin sma, tapi mengingat *bukan nyinggung unn X_X* unnie yang di kota kecil aja udah begitu😐 apalagi saya😐
    apalagi sma nana nanti terbilang sma favorit dengan murid pinter yang banyak, dan as people know, orang pinter kebanyakan indivualitasnya tinggi. dan pasti karakter orang pinternya nggak kaya SMP nana yang karakternya di bentuk sebagus mungkin.-.
    nana juga tahu gimana orang orang jama sekarang selalu berpatokan “the world and me” dan itu kesannya egois sekali😐
    tapi kadang unn, stand alone itu bukan berarti sendirian. stand alone hanya memberi kita waktu untuk berpikir kita sendirian sampai nantinya ketika waktunya tiba kekuatan kita selama stand alone itu yang akan membuat kita punya kekuatan lebih untuk menghadapi dunia. itu sih kata mama nana.-.

  2. aku setuju sama eonnie, makna lagunya EXO MAMA itu……
    mian mian super mian aku bacanya udah telat yang ke 1 juga belum baca
    anak2 jaman sekarang aja, nyari kalau cuma butuh, kalau gak butuh ditinggal begitu aja
    waduh, aku kok jadi ngeri mau SMA??

    : ) “Hidup tak selamanya berjalan mulus, terkadang duri dan batu ada di jalan”

  3. sabar ya saeng. maaf kalo ga komen d curhatan sebelumnya, karena emg baru buka blog saeng sekarang.

    aku udah ngelewatin masa masa itu dan… yah terkadang di cuekin itu gga enak. udah kita ngomong panjang lebar. orang yg kita tuju itu ga dengerin. bete

    tapi mungkin lebih baik jadi pendengar yg baik aja.
    aku bingung mau komen apa lagi saeng. yang pasti buat bikin orang nerima kita apa adany itu cukup… ya sulit.

    walaupun temen tmen yg d sekolah ga ada yg mu dgr stidaknya kamu punya temen temen maya yang yaah… bisa dengerin kamu dan ngasih sedikit masukn. ayo saeng semangt!!

  4. wahh
    eonni yg sabar yaa
    eonni hrus prcya psti suatu saat tuhan akan memblas smua prbuatan orng yg tlah nganggap eonni gak ada
    aku juga stuju sma koment d’atas
    eonni ttap smngat yakk…
    FIGHTING EONNI!!!!!!
    maap ya bru skrang koment.a coz aku bru bka blog ni
    skli lgi main ^^V…..

  5. wahh
    eonni yg sabar yaa
    eonni hrus prcya psti suatu saat tuhan
    akan memblas smua prbuatan orng yg
    tlah nganggap eonni gak ada
    aku juga stuju sma koment d’atas
    eonni ttap smngat yakk…
    FIGHTING EONNI!!!!!!
    maap ya bru skrang koment.a coz aku
    bru bka blog ni
    skli lgi mian ^^V…..

What Do You Think About it?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s