Inveartible 08 :: Lee Jungmin :: New Student


inveartible-new-student-by-sasphire1

Inveartible 07 :: Krystal Jung :: Shopaholic Girl

Author : Sasphire

Main cast : Krystal f(x)

Ratting : PG 16, NC 17

Genre : Thriller

Length : Chaptered

Preview ::

Ren | Krystal | Baekhyun | Jeongmin | Ren (2) | Baekhyun (2) | Krystal (2)

Contact : FB | Twitter | Wallpaper Gallery

Note ::

Warna Ijo == Quote

Warna Merah == Flashback

Penggemar Inveartible…. Ayo merapat😄
Wah… selang 3 bulan sama part 7 yah… itu karena saya sibuk dan memilih fokus ke LITGF
makanya ada perubahan strategi, karena di awal saya bilang ada part 9 (part terakhir), maka part terakhirnya adalah part 8 ini… sorry T.T trus side story, aku juga gak janji lagi deh T.T

cuma… bakal aku usahain, bahwa part 9 tetep ada, tapi kalo pada akhirnya, yang kalian temukan adalah White Wolf Part 1, berarti gak jadi. sekali lagi maaf ya… maaf kalo kecewa T.T

Pokoknya, di White Wolf, nantinya jarang ada kesan thriller karena emang fokusnya di Extearmined, tapi tenang aja, horrornya bakal aku usahakan untuk kuat… So, Enjoy the Last Part ^^

Baekhyun sialan!! Mana mungkin aku di suruh pindah ke sekolah butut tempat mereka bertiga –Krystal, Ren, Baekhyun—mencari makan?! Sekolahku yang sekarang tak lebih buruk dari sekolah mereka, bahkan jauh lebih baik!!

Aku mendengus kesal saat berjalan menyusuri lorong gelap nan kumuh ini sambil menggenggam erat handle tas-ku. Aku berusaha menahan rasa maluku karena perploncoan yang kualami hari ini.

Benar-benar…. Baekhyun keterlaluan!!

Dia memberikan perintah padaku untuk pindah tepat saat penerimaan siswa baru!! Dan sialnya, ia menyuruhku mengulang kembali ke kelas satu karena aku terlalu muda baginya!!

Sial sial sial!!

Mungkin memang ada baiknya buatku, karena memang pembasmi Inveartible—atau yang biasa disebut Extearmined—semakin merebak di sana. Harusnya aku berterima kasih pada Baekhyun yang masih memikirkan keselamatanku.

Tapi….

Kalau begini caranya….

“Anak baru yang terlambat!! Cepat baris!!”

Aku hanya bisa merutuki Baekhyun saat berdiri di tengah lapangan bersama para pecundang ang penampilannya terlihat mengerikan. Topi kertas berwarna-warni, memakai sepatu yang warnanya tak sama, kaus kaki belang yang tingginya hanya sampai pertengahan betis, dan tentu saja wajah pucat pasi setelah mendengar bentakan-bentakan kasar manusia-manusia cecurut ini.

“Kenapa kamu Cuma pakai topi tinggi?”

Aku memilih diam. Itu lebih baik.

“Kalau ditanya, jawab!!”

Memang kau siapa?!

“Oh…. Anak baru sudah mau buat onar!!”

Exactly! Pintar kau!! Memang aku akan membawa onar ke sekolah ini, apalagi nanti malam aku akan berpesta pora dengan jantungmu itu!!

“Kenapa kak??!!”

Aku mendengar suara seorang gadis yang berjalan menghampiriku. Aura jahat mengelilinginya. Aku juga bisa mendengar tawa di hatinya. Tawa puas karena berhasil membuat seluruh murid baru ketakutan.

Dan sayangnya aku sama sekali tidak merasa takut.

“Dia….”

Lelaki jelek yang berdiri tepat di depanku menunjuk wajahku sambil memasang wajah garang.

“Dia sudah melanggar peraturan!! Tidak memakai baju yang ditentukan!! Malah memakai pakaian yang keren!!”

Oh, terima kasih sudah menyebutku keren. Aku merasa tersanjung.

“Ho…. Pecundang!!”

Kau yang pecundang.

“Kau rasa kau tampan?!” Ucap gadis itu sambil tersenyum sinis.

Oh, tentu saja aku merasa tampan. Memang kau tak merasa begitu?

“Lebih baik kau berdiri di sana….”

Aku menoleh ke arah yang ditunjuk gadis itu setelah sekian lama memilih menunduk. Sekumpulan anak pembangkang, mereka menamainya begitu. Padahal mereka menggunakan seragam sekolah yang sesuai, tapi malah di katai ‘pembangkang’. Begitulah manusia. Mempermasalahkan apa yang sebenarnya bukan masalah.

“Cepat!!!”

Punggungku di dorong kasar oleh kakak yang lainnya lagi. Eh, masih pantaskah lelaki kasar ini kupanggil “kakak” atau “senior”? mereka tak punya wibawa sama sekali. Masih lebih mending Baekhyun daripada mereka….

Ah, Baekhyun pintar!! Terima kasih!!

Pasti ia sengaja menyuruhku menjadi murid baru supaya aku bisa memakan mereka bertiga!! Pintar!! Tahu begini aku tak akan menolak!!

Aku pun berdiri di samping anak-anak manusia yang di kalungi kertas karton bertuliskan “kebodohan kami tak akan terulang lagi”. Dan seniorku yang lain menghampiriku dengan mengalungkan kertas karton yang sama.

“Kau bodoh, pecundang. Kau tak pantas masuk ke sekolah ini. Harusnya kau bekerja sebagai pengemis….” Desisnya sambil tersenyum sinis padaku dan menepuk pundakku, “Kalau aku menjadi kau, aku malu….”

Ya, aku malu karena punya senior yang tak punya hati sepertimu.

Berarti sudah 3 orang yang menjadi makan malamku nanti. Itu cukup.

“Jangan begitu. Kalian berlebihan….”

Aku bergegas mencari arah suara. Dan mataku tertuju pada sesosok lelaki yang berjalan santai menghampiri kami sambil memasukkan kedua tangannya ke dalam saku jas almamaternya.

“Mereka adik kelas kita.”

“Tapi mereka melanggar peraturan yang sudah disepakati….”

“Oleh kakak-kakak senior yang senang menindas murid baru,” Lelaki itu menyeringai, “Aku benar ‘kan?”

Para senior itu hanya menatap kasar lelaki itu, lalu pergi menuju sisi lain lapangan.

“Kau….”

Lelaki itu melihatku dengan seksama, membuat keringar dingin mengucur deras di pelipisku. Kenapa manusia ini bisa membuatku gugup?

“Kepanasan ya?”

Aku memilih mengangguk mengiyakan.

“gerak-gerakkan ujung ibu jarimu supaya relax.”

Aku mengangguk sambil mengepalkan tanganku erat. Aku tak tahu kenapa, tapi aku merasakan aura yang ganjil ketika lelaki itu memandangku. Dia terlampau kuat untuk ukuran manusia biasa. Apa dia berbahaya bagiku? Tidak. Kalau dia berbahaya bagi Inveartible, pasti Baekhyun sudah memusnahkannya.

“Min Woo!!”

~***~

Kegiatan MOS ini telah selesai, tepat saat matahari tenggelam. Anak-anak kecil yang berwajah kusam karena tenaga yang habis ini pulang sambil membuang peluh mereka.

Berarti, ini waktunya bagiku untuk memakan 4 orang yang sudah melontarkan kata kasar padaku.

Sudah kukira, mereka berempat berkumpul di suatu tempat sambil menertawakan adik-adik kelas mereka yang ketakutan dengan kemarahan mereka. Lucu sekali. Kenapa mereka tertawa saat orang lain takut pada mereka?

Lama kemudian, mereka berpisah untuk kembali pulang ke masing-masing rumah mereka. Aku menyeringai pelan, lalu berjalan cepat menghampiri salah satu lelaki yang tubuhnya paling kekar. Aku memukul bagian belakang kepalanya dengan kasar.

“ARGHH!!”

Saat ia menoleh ke belakang, aku segera meninju hidungnya hingga mimisan.

“KAU!!”

“APA??!!” Ucapku meninggi lalu memperlihatkan padanya tanganku yang sudah berubah menjadi cakar tajam dan penuh darah. Ya…. semua darah korbanku mencuat keluar dari balik kuku-kuku yang tajam ini.

“Kau….”

Ia bergetar ketakutan dan memilih diam. Akupun mencengkeram kerah bajunya dengan kuat, “Aku murid baru. Pecundang yang sok keren. Ingat?”

“Aku…. Aku tak bermaksud….”

Aku mendorong kasartubuh kekarnya, “SHITT!!”

Ia bergerak mundur sambil menatapku ketakutan.

“Tenang….” aku berjongkok di sampingnya, “Apa yang kau takutkan dariku? Bukannya tadi kau bersikeras untuk membuatku merinding ketakutan?!”

“Aku…. Aku benar-benar tidak tahu….”

“Kalau apa? Kalau aku Inveartible?”

Tanpa banyak bicara lagi ujung jari telunjukku menusuk kasar mata kirinya hingga darah menciprat ke daguku dan bibir bawahku. Aku tertawa kecil dan menjilat darah segar yang berada di bibirku.

“ARGHH!!”

Akupun menarik kasar kerah bajunya.

“Dari sorot matamu tadi pagi, kau itu sangat suka melihat adik kelasmu menangis ketakutan. Kenapa sekarang kau yang menangis ketakutan? Sama sekali tak berwibawa….”

“A…. Aku….”

“Iya…” Aku mempermainkan kerah bajunya, menaik-turunkan kerah bajunya sambil memperkuat cengkraman tanganku hingga tengkuknya berdarah, “Aku…??!!”

“Aku….”

“Aku tidak tahu kalau kau Inveartible, kau mau bilang begitu?” aku menyeringai, lalu membenturkan kepalanya ke lantai. Berkali-kali kulakukan hingga dahinya berdarah terkena kerikil tajam yang bertebaran di lantai ubin kantin ini.

“Maaf….”

“Buat apa minta maaf…” Aku menjilati darah di dahinya setelah membaringkannya. Darah manusia ketika ketakutan memang enak, apalagi jika dimakan ketika musim dingin, ibaratkan memakan sup ayam hangat yang baru saja matang, “Kalau kau harus mati hari ini….”

Hembusan nafasnya yang semakin keras karena getaran tubuhnya semakin kuat membelai halus wajahku, membuat diriku semakin menyeringai.

“Ada kata terakhir??!!”

Ia berusaha mengelak dengan menampik tanganku. Percuma. Tanganku saat ini terlalu kekar baginya. Ia pun mencakar wajahku secara kasar. Lancang.

“Kau lupa kau berhadapan dengan siapa?” Aku tersenyum sinis padanya, lalu mencengkeram kuat tangannya yang sedari tadi berkeliaran di wajahku. Ia menyeringai kesakitan sambil merintih.

“ARGHH!!”

“Tak tahu diuntung….” desisku pelan, lalu perlahan mematahkan tangannya hingga ia menjerit kesakitan.

“ARGHH!! ARGHH!!!”

Tanpa mempedulikan teriakan yang memekakkan telinga itu, tangan kiriku bergegas mencakar dada tempat jantungnya berada.

Ia semakin merintih kesakitan, ketika ia merasakan betapa perihnya ketika kulitnya teriris oleh kuku-kuku tajam yang sudah sering menghabisi nyawa manusia….

Ketika ia merasakan betapa sakitnya ketika daging tubuhnya terkoyak lebih dalam lagi….

Terlebih, ketika ia merasakan betapa ngilunya ketika tulang-tulang dadanya bergemeletak dengan suara yang sangat keras….

Dan hingga pada akhirnya ia harus menyerah ketika jantung yang membuat ia hidup selama ini kucabut dengan paksa. Aku berdiri tegak dan bergegas mengoyak jantungnya seperti biasa.

Dan ketika puas, aku melemparkan jantung itu ke samping kepalanya. Aku tersenyum sinis untuk sejenak ketika melihat mata kirinya rusak berlumuran darah.

“2 orang lagi….”

~***~

Masih di dalam lingkungan sekolah….

Gadis yang tadi mengataiku pecundang sedang bersiul sambil berjalan riang menuju toilet. Kesempatan bagus!!

Aku mengikuti langkahnya dan memasuki toilet putri. Sekarang sudah malam ‘kan? Tak akan ada yang tahu kalau aku menguntit ke toilet putri.

Saat gadis itu memasuki sebuah bilik, aku mempermainkan saklar lampu sambil menyeringai.

“Ada apa ini?” Terdengar suara kepanikan darinya. Aku benar-benar merasakan kesenangan ketika merasakan perasaan ketakutan yang dimiliki gadis brengsek ini.

“ARGHH!!!”

Saat ia keluar bilik, aku langsung mendekap mulutnya dari belakang. Ia semakin ketakutan ketika tahu tanganku adalah tangan mengerikan berwarna hitam kemerahan. Bahkan bau darahnya masih menyeruak jelas hingga menusuk hidung.

“HMPPHH!! HMMPPHH!!”

Aku menarik kasar tubuh mungil gadis ini ke depan cermin toilet.

“Kau ingat siapa aku?” ucapku santai.

“Hmmpphh….” Ia mengangguk cepat disela gementar hebat tubuhnya.

“Aku yang kau katai pecundang, iya kan?”

Ia tak menjawab, hanya menatapku ketakutan sekalipun hanya lewat cermin.

“Kalau aku adalah orang yang seperti ini….”

Benar dugaanku, wajahku langsung berubah. Sebagian wajahku luntur dan muncul wajah mengerikan berwarna hitam dan mata terbelalak tajam, memuat gadis itu semakin bergetar ketakutan. Terlebih ketika kulit manusiaku meleleh dan menjatuhi lehernya.

“Apa kau masih mengataiku pecundang?” Ucapku sambil menyeringai.

“Hmmpphh….. Hmmpphhh…..”

Ia berusaha melarikan diri dengan menggerak-gerakkan tubuhnya secepat mungkin. Namun sia-sia. Usahanya itu hanya membuatnya semakin lemas, karena semakin kuat gerakannya, maka semakin kuat pula kekuatan gaibku menyerap kekuatan manusia lemah ini.

“Kali ini, kau yang pecundang….”

Tanganku yang sedari tadi mendekap bibirnya pun mencakar kasar mulutnya. Setelahnya, tangan kiriku menjambak rambutnya dan membenturkan kepalanya ke cermin.

“Hahaha!!!!”

Aku kembali menjambak rambutnya dan membenturkannya lagi ke cermin. Aku benar-benar menyukai pemandangan ini. Wajah berlumuran darah, bibir tak terbentuk, 5 garis darah melintang sempurna dari telinga kanan sampai telinga kiri, dan beberapa rambut rontok karena kekuatan ekstraku menjambak rambutnya.

Pada akhirnya aku mendorong kepalanya hingga ia jatuh tersungkur. Aku berjongkok di sampingnya.

“Pergilah ke neraka!!!”

Aku menusuk kasar tulang rusuknya hingga menembus jantungnya. Indah sekali.

Setelah puas memakan jantungnya, aku memakai topeng yang sudah sedari tadi kusembunyikan di balik rompiku.

Kau sudah jadi Inveartible sesungguhnya, tapi demi melindungi dirimu, lebih baik lkau berwujud manusia dulu untuk sementara waktu. Ini kulit manusia untukmu, bisa kau gunakan sewaktu-waktu ketika kau butuh.

Begitu ucap Baekhyun padaku. Dia benar-benar ingin melindungi kami semua. Pasti berat, ya, menjadi ketua.

“1 orang lagi….”

~***~

Yang seorang lagi….

Aku mengikuti langkahnya saat ia berjalan pulang ke rumahnya. Ia terlihat asyik mengunyah permen karet dan berjalan arogan. Cih….

Aku melihat batu sedikit besar di tepi jalan kosong ini. Akupun mengambilnya dan melemparkannya pada lelaki itu, tepat mengenai tengkuknya hingga berdarah.

“HEI!!!”

Ia berbalik sambil meringis kesakitan dan menyentuh tengkuknya.

“Pecundang yang tadi pagi??!! Apa maumu??!!”

Aku menyeringai, sambil memperlihatkan padanya tanganku yang mengerikan, dan juga sengaja mengelupaskan sebagian kulit manusia di wajahku hingga wajahku tampak mengerikan, “Mauku…. Membunuhmu….”

Wajahnya yang penuh kekesalan berubah menjadi ketakutan. Ia segera membalikkan badan dan berlari sambil berteriak, “Siluman!! Ada siluman!!”

Aku berjalan santai mengikuti kemanapun ia pergi, hingga tanpa ia sadari, aku sudah berada di depannya ketika ia menoleh ke belakang untuk memastikan aku mengejarnya atau tidak.

“ARGH!!”

Aku mencakar kasar wajahnya begitu ia kembali menatap jalanan di depannya. Aku kembali mencakar dadanya.

“Aku tak menginginkan jantungmu….” Desisku. “Yang kuinginkan, adalah melihatmu mati….”

“Kau…”

Aku bergegas mencabik jantungnya hingga nyawanya terhenti. Entah kenapa, klimaks pembunuhan hari ini kurang begitu seru. Menyebalkan. Tapi setidaknya…. Aku merasa senang bisa menakut-nakuti mereka dengan wujudku yang seperti ini.

Aku kembali memakai topeng cadanganku.

Tapi, dari tadi, aku merasakan sesuatu yang aneh.

Aku merasa diikuti oleh seseorang sejak aku melakukan pembunuhan pertama tadi. Apa itu bertanda bahwa ada Extearmined yang berbahaya bagiku?

Aku bergegas mengawasi sekitarku. Aku berusaha meyakinkan diriku bahwa ini sudah larut malam. Tak mungkin ada manusia yang masih berkeliaran ketika malam, kecuali….

Extearmined?

Saat aku berpikir keras untuk itu, aku melihat sesosok pria tampan yang berdiri menyandarkan punggungnya ke pohon besar di tepi jalan.

Ia tersenyum padaku, lalu menghilang begitu saja.

Siapa dia? Aku pernah melihat wajahnya sebelumnya…

“Kau….”

Lelaki itu melihatku dengan seksama, membuat keringar dingin mengucur deras di pelipisku. Kenapa manusia ini bisa membuatku gugup?

“Kepanasan ya?”

Aku memilih mengangguk mengiyakan.

“gerak-gerakkan ujung ibu jarimu supaya relax.”

Kakak kelasku yang tadi baik padaku, dan yang sudah membuatku merasakan ketakutan yang tak jelas asal-usulnya, yang bernama Min Woo itu….

Siapa dia?

~**Epilog**~

“Walaupun MOS dihentikan karena meninggalnya 3 orang senior kita secara misterius, rasanya sayang ya?” Teman baruku itu berucap sambil memainkan game watch kesayangannya ketika kami berdua berjalan menyusuri lorong sempit ini.

“Bagaimana menurutmu, Jungmin?”

“Yah…. Dari dulu sampai sekarang aku benci MOS….”

Sudah tak terhitung berapa kali aku ikut MOS karena berkali-kali pindah kelas, dan karena aku tak menua. Umurku sudah 30 tahun, tapi penampilanku masih seperti anak umur 16 tahun.

“Bukan masalah MOS-nya, tapi kakak perempuan yang sudah menjadi kakak pembimbing kita itu lho, yang galak? Bagaimana pendapatmu tentang dia?”

Yang kubunuh itu?

“Dia tidak cantik….” Dan aku meneruskan dalam hati, “Jauh lebih cantik Inveartible….”

“Bahkan tubuhnya pun tidak proporsional….”

“Semua makhluk hidup itu proporsional lho….” Seorang gadis cantik berdiri di hadapan kami, memaksa kami untuk berhenti melangkah.

Kami berdua terpaku menatap wajahnya. Kalau dia terpaku karena kecantikan sang kakak kelas, aku terpaku karena rasa dingin langsung menjalar ke sekujur tubuhku.

“Semua makhluk hidup itu proporsional, karena yang menciptakan semua makhluk hidup itu adalah Tuhan Yang Maha Proporsional. Kalian mengerti?”

“Mengerti Kak….” Ucap temanku dengan semangat, sementara aku hanya mengangguk pelan, tak mampu mengucapkan sepatah katapun.

“Bora!!”

Gadis itu menoleh, dan menghampiri teman-teman gadisnya yang lain.

Bora?

Aku malah terngiang akan ucapannya tentang kata-kata proporsional itu. Aku pernah dengar ucapan itu di suatu tempat. Dimana ya? Kalau tidak salah, Min Woo juga pernah mengatakannya…

Ah!!

“Jungmin…” Baekhyun melempar kasar sebuah buku kuno yang kertasnya terdiri dari Papyrus dan ditulis menggunakan pena bulu, “Kau, Krystal, Ren, dan Inveartible lainnya harus membaca buku itu. Thats all about Extearmined.”

“Cih!! Kau tahu ‘kan? Inveartible paling benci hal-hal rumit. Membaca buku sama  sekali bukan jiwa Inveartible!!”

“Aku tahu, tapi setidaknya, pelajari beberapa bagian. Itu cukup untuk menjadi tameng bagimu kelak…”

“Yeahhh….”

Ketika Baekhyun pergi, aku bergegas membuka beberapa lembar buku itu, dan membuangnya. Membaca buku itu buang-buang waktu.

Dan kalimat itu….

Tertulis di buku itu, bahwa Extearmined menjunjung tinggi keadilan dan perdamaian.

Dan salah satu semboyan bagi para Extearmined adalah :

Semua makhluk hidup itu proporsional, karena yang menciptakan semua makhluk hidup itu adalah Tuhan Yang Maha Proporsional

Berarti sudah bisa dipastikan, Bora dan Min Woo adalah Extearmined.

Aku tidak boleh lengah..

~**~

utangku lunas ^^ akhirnya ada juga FF series yang tamat #bernafas lega#
untuk yang penasaran bagaimana perjuangannya Min Woo, Bora, Miyoung dan Suho dalam membasmi (?) Inveartible, Wait for White Wolf ^^

48 thoughts on “Inveartible 08 :: Lee Jungmin :: New Student

  1. bagus bagus! tapi kurang nantang nih cara jungmin membunuh manusianya.. finally tetep bagus kok eonn! White Wolf akan saaya tunggu, jangan kelamaan tapi ya🙂

  2. Keren! ^^ cuma, bagian pembunuhannya ku lewati walau baca sedikit. kurang ngeri sih.. tapi, bisa buat aku merinding juga. ^^
    White wolfnya ditunggu ya.. ^^

  3. helo helo sasa fiuh lamanyo diriku menunggu lanjutannyo
    gw kira yg jd cast krystal eh jungmin ya…

    btw, gw dah agak lp critanya para Inveartible, ini mo dimusnahkan ya sm Extearmined?

  4. yeaaahhh part terakhir di post juga *joget gangnam style*
    doh bebeb baekhyun ku udah jadi ketua inveartiable :* m0aahh (?)
    oiya thor, jungmin itu siapa?-_- kok saya baru denger namanya dia yah?-,-

    saya tuh rada2 ngeri pas bagian pembunuhannya gitu.___. tapi saya tetep baca-_-
    saya juga tadi mikir, kenapa akhirnya gantung banget, ternyata mau dilanjutin pake ff baru toh._. saya bakalan tunggu white wolf karna saya cinta baekhyun!! (‘-‘? )
    haha canda thor-_- saya emang penggila inveartiable dari part pertama lhoo~
    *eaa author pun nge fly XD*

    tau ga thor? saya besok UAS dan masih sempet2 nya baca ff-_- ini mungkin akan menjadi ff terakhir yang saya baca :’) *kaya mau mati aje-_-*
    kenapa terakhir? karna saya mau hiatus dolo-___-
    sorry komen kepanjangan, udagitu curcol-_-

    stay cool and keep kece kaya saya’-‘)b
    FIGHTING!!!^^

    1. iya… lega… #ikutan joget
      lah… dah dari dulu cin….
      jungmin boyfriend. ganteng lho (?)

      hahaha… ngeri kenapa teteup baca? -_- iya iya… makasih ya… sumpah, saia nge-fly dan gak bisa turun DX

      besok aku juga UAS -_-

      ok ok… makasih ya ^^

  5. aaaa inveartible kembaliii o(≧口≦)o
    itu ada yang riweuh dikit, yang dibunuh tiga apa empat yaa
    sayang banget ini selesai😦
    padahal baekhyun lagi keren kerennya mhehehe #modus
    ah sukses buat UASnya ya sa! fighting!!

    1. seneng banget unn… Ineartible balik.. nanti kalo dimakan gimana? -_-”

      3… rencana awal 4, tapi abis gitu capek -_- maaf unn…

      hah? sayang??!!:/ #antaraSenangDanBingung

      ok unn… fighting!! makasih unn ^^

  6. bagus thor, aku kira endingnya gantung, tapi gak taunya white wolf itu lanjutan dari inveartible ya? yaudah aku tunggu white wolfnya thor ^.^

  7. \(ˆ▽ˆ)- -(ˆ▽ˆ)/ INVEARTIBLE IS BACK! Aku kangeeeen banget sama fanfic satu ini. Kupikir tadinya Inveartible udah gaada lagi dan bdrhenti total T_T ternyata masih ada \(^o^)/ Aku mau nungguin Inveartible selanjutnya sama White Wolf deh… jangan lama2 ya eonni^^
    Hwaiting buat next part~

    1. apa to yang bikin daebak?? ._. kok perasaan banyak beuud yang suka ff saia yang ini😄

      wah.. .gak… kalo saya… meski ada aral melintang, selalu saia teruskan sampai akhir #hadeh

      ok… ok…. makasih yah ^^

  8. Eonni^^ Akhirnya aku kembali berani baca Inveartible(?)
    Suho extearmined? Whoaa :O
    Aku mau baca part” sebelumnya eon🙂
    Yang disini bagus bgt,ternyata udah end yah..ok nanti aku baca white wolf kalo uda ada^^

    1. coba kamu cari di kolom search blog ini, keyworndya White Wolf. aku udah pernah kasih intro kok, di blog ini, pengenalan cast doang sih… :3

      okey… okey.. ^^ tengkyu ^^

  9. akhirnya keluar juga epep Invertiable, kangen banget sama epep keren ini.😀
    Kalo kataku sich,,sadisnya uda dapet. Aslinya ga berani baca ini, tpi akhrnya diberaniin juga,xD
    Yg white wolf ditunggu ya thor..

  10. wah! akhirnya setelah kutunggu-tunggu , FF ini dirilis juga ^^
    hihaaa!

    FF bergenre Thriller emang daebakk!
    selalu bisa membuat aku deg-deggan dan tak berani membayangkan ..
    hahah

    kutunggu white wolf ^^ seperti lagi menonto twilight saga saja .. haha

  11. Sasa saya dataaaaaaaang. Maaf baru komen pdhl bcnya udh lama -_- acc wp rusak dan pusing benerinnya gra-gra susah masuk ke yahoo *malahcurhat*
    Like b4 saeng, ffmu selalu bikin geragetan (?) Adegan makan memakannya (?) Agak kurang srek nih darahnya kurang banyaaaaak *psikopat*
    Wah, bias saya di bayfriend ini muncul jugaaaaaa (≧▽≦)づ♥ (♥⌣♥ʃƪ) ( o ˘)з┌◦◦◦♥ (ʃƪ˘ﻬ˘)” mau juga dong awet muda gag tua-tua :p
    Eh? Jd di sklh baekhyun ren krystal sma jeongmin jga ada ex-apa namanya? Lupa loh, harap maklum, faktor ujian *bow*-penuh dong jadinya? *penuhapamaksudnya*
    Dan baekhyun-pun cma muncul pas di flasback dong, oke sip -_-
    Wokeh, apapun yang nongol bakal dibaca plus komen deh.
    Keep writing saeng, ditunggu karya selanjutnya ya ^_^

    1. oalah… gitu…. ga pa2 unn… saia kan orangnya penuh pengertian.. jadi saia maklumi #halah

      iya… saia juga merasa gitu. maklum unn… ngarangnya di sela-sela ujian seh…. jadinya rasa kesal yang ada bukan rasa kesal ke kakak2 MOS yang dulu, tapi rasa kesal ke guru karena bikin soal susah-susah banget -_-”

      wah.. jangan2 White Wolf gak mau baca nih? -_-

      makasih unn^^

  12. halooo sasa sayaaang, msh inget aku gak? mueheheheheheheh

    buset sa, aku baca yg ini ngeri banget nget ngeeet, sadis bener deh ._____.v
    tapi itu mlh jd ciri khas kamu banget hahaha cant wait for extearmined series!🙂

  13. oalah Jungmin Boyfriend…abis modelx kyk anak B.A.P hehehe
    white wolf cerita ttg extearmined y? wuah asyik nh,,, klw bs d situ ada adegan ‘sakral’x dong kyk si Baekhyun ma ketua extearmined ..d tunggu

  14. waaaa, akhirnya seri inveartible berakhir brarti crita keji nan kejam itu pembasmian thp manusia gada lagi ya saeng? tpi gpp deh, sesekali qt liat dr sudut pandang para extearmined..^^

  15. Annyeong Sasa ^__^
    masih inget aku ngax? itu lohhh penggemar BaekYoung Story
    Maaf ya baru muncul di sini abisannya aku ngebut bacanya dari part 1 sampe part 8
    dari kmrn2 sebenrnya pengen baca cuma aku ga sempet *halah

    Oke secara garis besar ada poin-poin yang pengen aku sampein :
    1. Penggunaan bahasa dari chap sampe chap 8 semakin meningkat kualitasnya,good job b^^d karena aku berasa aja baca perbedaannya yang kentara jelas diantara chap2nya
    2. Narasinya udah baik hanya masih ada beberapa kesalahan yang diulang di hampir setiap chapter,contohnya pengulangan kata-kata,sekali lagi maaf nih aku lupa nyatet contohnya.
    3. Masih kesalahan di narasi tapi semakin ke sini udah jarang terjadi kecuali poin nomer dua. Waktu di chapter dua yang si Krystal bunuh Minho itu kan katanya bola matanya Minho udah dicabut tapi di kalimat selanjutnya kamu bulang matanya terbelalak. Agak rancu juga nih ngebayanginnya. Mungkin maksud kamu ga gitu tapi aku sebagai pembaca nangkepnya lain.
    4. Setting tempat. Ga terlalu bermasalah sih cuma aku pernah nemuin sesuatu yang ambigu di ff ini. Masih di chapter dua,waktu Krystal bunuh korbannya yang pertama itu kan katanya mereka pake high heels. Kalau di sekolah settingnya,aku nangkep di sekolah karena ada dialog “Tak ada orang di sini ,semua pulang” bukankah seharusnya memakai seragam sekolah? Kenapa memakai high heels? Tapi semakin ke sini setting tempat sudah dijelaskan secara rinci,jadi ga terlalu masalah,cuma harus diperhatikan ketika akan menulis setting.
    5. Ide eritanya menarik,jarang ada yang bisa nulis fantasy kayak Sasa ^__^ hanya cara penyampaian cerita harus ditingkatkan,maksud aku di sini adalah konfliknya,pemilihan konflik dan alur yang akan memperkuat ide awal yang udah bagus. Sehingga akan membuat ff ini lebih luar biasa.
    6. Aku suka cara penyampaian bagian action thrillernya,nyata dan ga terbatas,maksud aku ga terbatas di sini adalah kamu dengan bebas bisa mengungkapkan cara pemikiran kamu untuk bagian ini,terkadang author lain contohnya aku kalo bikin action masih membatasi diri,jadi kesannya cerita monoton dan bagian actonnya malah ga berasa kalo kamu beda kamu dengan bebas dan jelas bisa mengungkapkannya,sehingga cara kita sebagai reader untuk mengimajinasikannya jadi lebih mudah,karena penggambarannya di narasi jelas.
    7. Selebihnya ff ini keren banget,bikin aku jatuh cinta sama konfliknya cuma menurut aku bagian akhir ff ini gantung. Nanti di bag sequel lebih menceritakan tentang Extearmined kan? Apa nanti bagian Ren,Krystal,Baekhyun,dan Jeongmin akan mencapat porsi sendiri di White Wolf?

    Maaf ya kalo aku kesannya sok tahu atau gimana
    aku cuma menyampaikan pemikiranku aja kok😀
    semangat Sasa !!😀
    aku tunggu karya selanjutnya ^__^

    1. makasih ya unn…. ^_^ beberapa poin yang unnie jabarkan itu aku rasain sendiri kok… cuma aku males ngedit-nya, karena udah menyebar luas
      (dan parahnya lagi ff ini malah banyak penggemarnya).

      masa’ anak smp kelas 1 pada banyak yang suka baca ini unn? -_- (aku udah survei dari sekolah adekku).

      iya,,, menceritakan Extearmined-nya… udah ada part 1-nya kok unn #promosi

      iya…. ada porsinya sendiri, tapi tetep fokusnya ke Extearmined :3

      makasih ya unn ^^

  16. waaaah eon.. mian aku tlat baca ff ini… tp y gpp deh.. oh
    y eon hampir lupa. lain kali horrorny jgn terlalu kuat. soalny aku baca ff ini malem2 hehehehe🙂

    1. ya kalo gak kuat baca ff horror ngapain dibaca dek? -_- kan kalo kayak gini terserah author-nya mau nulis kayak gimana? kan yang punya ide author-nya? iya kan? lagian kan udah ada warning, kalo baca ini gak berani, ya udah… jangan bilang kayak gitu dong, kalo kayak gitu aku gak enak sendiri, jadi kayak gak berguna gitu ngarang ini T_T

      maaf ya… tapi makasih komennya…

What Do You Think About it?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s